Aplikasi Booking Salon: 9 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Memilih
5 Juni 2026 · Diperbarui 31 Oktober 2026 · 4 menit baca
Aplikasi booking salon membuat pelanggan bisa memilih layanan, stylist, dan jam sendiri, lalu jadwalnya langsung tercatat di kalender salon. Bedanya dengan booking lewat DM: tidak ada admin yang harus membalas satu per satu, dan tidak ada dua pelanggan yang mendapat jam yang sama.
Pilihannya banyak, dari aplikasi kasir yang punya modul reservasi sampai aplikasi yang khusus dibuat untuk booking. Daripada membandingkan daftar fitur yang panjang, cek sembilan hal di bawah ini. Masing-masing disertai cara mengujinya sendiri.
1. Pelanggan bisa booking tanpa install aplikasi
Ini yang paling menentukan. Pelanggan yang diminta mengunduh aplikasi atau membuat akun hanya untuk potong rambut banyak yang mundur. Cara mengujinya: buka link booking dari HP teman yang belum pernah memakainya, lalu hitung berapa langkah sampai booking selesai.
2. Jadwal per stylist, termasuk libur dan cuti
Salon tidak menjual jam kosong, tapi jam kosong seorang stylist. Aplikasinya harus tahu siapa yang masuk hari itu, siapa yang cuti, dan stylist mana yang dipilih pelanggan. Cara mengujinya: atur satu stylist libur besok, lalu pastikan jamnya tidak muncul di halaman booking.
3. Slot mengikuti durasi layanan
Potong rambut 45 menit dan smoothing tiga jam tidak bisa diatur dengan slot yang sama rata. Pastikan setiap layanan punya durasinya sendiri, dan pelanggan yang memesan beberapa layanan sekaligus mendapat slot yang cukup untuk semuanya.
4. Pembayaran di muka atau DP lewat QRIS
DP adalah cara paling langsung untuk menekan pelanggan yang tidak datang. Tanyakan tiga hal ke penyedianya: apakah pembayaran terkonfirmasi otomatis (bukan admin mengecek bukti transfer), ke rekening siapa uangnya masuk lebih dulu, dan berapa lama sampai uang itu bisa kamu tarik.
5. Total biaya, bukan hanya harga langganan
Biaya aplikasi booking biasanya terdiri dari tiga lapis: langganan bulanan, biaya per booking atau per transaksi dari aplikasinya, dan MDR QRIS dari penyedia pembayaran. Lapis terakhir diatur Bank Indonesia.
| Kategori merchant | Transaksi sampai Rp100.000 | Di atas Rp100.000 |
|---|---|---|
| Usaha mikro | 0% | 0% sampai Rp500.000, lalu 0,3% |
| Usaha kecil, menengah, besar | 0% | 0,7% |
MDR QRIS mulai 1 Oktober 2026 (Siaran Pers BI No. 28/159/DKom). MDR ditanggung merchant dan tidak boleh dibebankan ke pelanggan.
Contoh: treatment Rp350.000 di salon yang tercatat sebagai usaha kecil kena MDR 0,7%, sekitar Rp2.450. Di salon kategori usaha mikro, transaksi yang sama kena 0%. Tanyakan ke penyedia QRIS kategori apa yang tercatat untuk usahamu.
Sumber: Bank Indonesia, MDR QRIS bagi merchant6. Pengingat otomatis lewat jalur resmi
Pengingat sebelum jadwal membantu pelanggan yang lupa. Kalau pengingatnya lewat WhatsApp, tanyakan apakah penyedia memakai WhatsApp Business API resmi. Gateway tidak resmi memang lebih murah, tapi nomor yang dipakai berisiko diblokir WhatsApp.
7. Walk-in dan telepon masuk ke jadwal yang sama
Tidak semua pelanggan akan booking online. Admin harus bisa mencatat walk-in dan pesanan telepon di kalender yang sama, supaya jam itu tidak ikut ditawarkan ke orang lain lewat link.
8. Data pelanggan rapi dan bisa dibawa
Riwayat kunjungan per pelanggan berguna untuk menawarkan perawatan lanjutan dan mengenali pelanggan yang sering tidak datang. Pastikan pelanggan dikenali dari nomor HP, bukan nama, dan tanyakan apakah datanya bisa diekspor kalau suatu hari kamu pindah aplikasi.
9. Satu link untuk Google Maps dan Instagram
Pelanggan menemukan salon lewat Google Maps dan Instagram. Aplikasi booking yang baik memberi satu link yang bisa dipasang di tombol pemesanan Profil Bisnis Google dan di bio Instagram.
Panduan pasang link booking di Google Maps & InstagramCara pindah dari DM ke booking online dalam seminggu
- 1Hari 1–2: masukkan layanan beserta durasi dan harganya, lalu jadwal kerja tiap stylist.
- 2Hari 3: coba booking sendiri dari HP, termasuk membayar, lalu batalkan.
- 3Hari 4: pasang link booking di bio Instagram dan di Profil Bisnis Google.
- 4Hari 5–7: setiap ada yang bertanya jadwal lewat DM, balas dengan link booking dan bantu yang masih bingung. Konsistensi admin yang membuat pelanggan lama ikut pindah.
Kapan aplikasi booking belum cocok
Kalau salonmu lebih banyak melayani panggilan ke rumah, atau menjual kelas grup dengan kapasitas, cek apakah aplikasinya benar-benar mendukung itu. Banyak aplikasi booking, termasuk Aturtemu saat ini, dibuat untuk model satu pelanggan, satu staf, satu slot, dengan pelanggan datang ke salon.
Lihat cara kerja Aturtemu untuk salon rambutAturtemu memberi salonmu halaman booking di aturtemu.com/nama-salon: pelanggan memilih stylist dan jam tanpa install apa pun, dan jadwal tiap stylist tercatat rapi. Mulai gratis.
Coba gratis sekarang